Sumsum Tulang jadi Sperma?

Berdasarkan berita di bagian Science and Technology DailyMail edisi 31 Januari kemarin di kabarkan bahwa saat ini para ilmuwan Inggris sudah siap untuk mengubah sumsum tulang dari wanita menjadi sperma, sehingga nantinya pria tidak dibutuhkan lagi dalam proses menciptakan keturunan.



Opini Pribadi:

Terlepas dari kontroversi masalah etika dan agama, saya tidak bisa membayangkan manusia hidup secara homogen (semua pria atau semua wanita). Ternyata usaha manusia untuk menciptakan manusia lainnya tak ada habisnya. Mereka mencoba clonning lalu sekarang mencoba untuk membuahi sel telur wanita dari sperma yang diciptakan dari sumsum tulang wanita juga, artinya manusia akan menjadi mahkluk yang membuahi diri sendiri. Dan karena wanita hanya punya kromosom jenis X maka anak yang dihasilkan juga sudah pasti wanita. Lalu suatu saat dunia manusia isinya hanya wanita saja.

Apa jadinya dunia tanpa pria? apakah wanita memang bisa hidup tanpa pria? lalu ke mana konsep cinta? manusia akan semakin mencintai dirinya sendiri saja? Aduuuh…Kalau di bahas tidak akan ada habis-habisnya, walaupun sepertinya penemuan para ilmuwan itu sesuatu yang “wah”, tapi saya berharap itu tidak terjadi di jaman saya masih hidup. Tidak berani membayangkannya. Sebagai wanita saya tidak bisa hidup tanpa pria, saya mencintai suami saya hehehe…

Double Desktop, solusi cepat sembunyikan layar

Keseharian kita yang bekerja di office yang selalu berhadapan dengan komputer, tentu akan merasa jenuh apabila hanya melulu berhadapan dengan file-file pekerjaan.
Biasanya suka diselingi dengan game-game ringan, buka internet, dll.

Akan tetapi, melakukan selingan seperti di atas akan berabe juga kalau ketahuan sama bos.. kalaupun bos kita baik, tetep paling tidak kita akan merasa malu dibuatnya.
Cara mencegahnya ya sudah barang tentu dengan segera kita menutup jendela-jendela game atau internet kita begitu tahu bos akan menghampiri kita.
Cara seperti ini tentu sangat berabe, karena harus satu persatu kita tutup paksa.. belum lagi dengan kegugupan kita, .. bisa dibayangkan.. :)

Solusinya.., ada banyak cara supaya program-program kita itu segera menghilang tanpa kita harus menutupnya.
Salah satunya kita bisa gunakan DoubleDesktop.
Dengan dobel desktop, komputer kita seolah mempunyai dua buah tampilan layar desktop..
Tampilan layar pertama bisa kita gunakan hanya untuk program yang berhubungan dengan pekerjaan saja, dan satu tampilan lagi kita gunakan untuk keperluan pribadi kita.
Sehingga apabila diperlukan, hanya dengan satu klik, tampilan layar komputer kita akan berpindah dari satu tampilan ke tampilan lainnya.

Silakan install dulu DoubleDesktopnya, file instalernya bisa di download di situsnya www.fatfreesoft.com, atau untuk file zipnya bisa langsung didownload disini berukuran kecil dibawah 200KB,

Setelah diinstall maka pada tray icon akan ada penambahan icon baru..berwarna merah



Contoh di bawah berikut adalah tampilan dua buah layar desktop yang berbeda .. berubah ketika kita lakukan KLIK pada icon DoubleDesktopnya.


Tampilan layar desktop pertama




Tampilan layar desktop kedua

Kisah Hachiko seekor anjing

Hachiko adalah seekor anjing yang lahir di sekitar bulan November 1923 di Odate, Jepang. Ia pindah ke Tokyo, saat majikannya pindah ke sana.

Pemilik anjing itu bernama Eisaburo Ueno. Eisaburo adalah seorang tua yang tinggal sendirian di rumahnya, istrinya sudah meninggal dan anak-anaknya sudah menikah dan tidak tinggal di situ lagi. Eisaburo Ueno bekerja di sebuah universitas di dekat Tokyo sebagai seorang profesor.

Sudah sebuah kebiasaan bagi orang tua itu untuk menaiki kereta listrik di Stasiun Shibuya untuk bekerja. Ia berangkat sekitar jam 8 pagi, dan biasanya ia pulang dan tiba di stasiun itu kembali sekitar jam 5 sore.

Hachiko, si anjing itu, sangat setia menemani tuannya. Setiap pagi ia berjalan bersama tuannya menuju ke Stasiun Shibuya. Setelah ‘melepas kepergian’ tuannya, anjing itu pulang sendiri ke rumah. Dan uniknya tepat sebelum jam 5 sore, anjing itu sudah datang kembali ke stasiun untuk menjemput tuannya.

Kebiasaan ini dilakukannya setiap hari selama beberapa tahun, dan orang-orang di sekitar situ sudah mulai hapal dengan tingkah anjing (dan pemiliknya) itu. Para petugas stasiun pun selalu tersenyum ramah saat melihat anjing itu berlari-lari kecil menjemput tuannya setiap sore.

Tapi malang, pada suatu siang, Eisaburo mendapatkan serangan jantung di universitas tempatnya bekerja. Ia meninggal sebelum mendapatkan perawatan medis dari rumah sakit. Segenap keluarganya langsung dihubungi oleh pihak universitas untuk menjemput jenazah Eisaburo.

Lalu bagaimana dengan anjing itu ? Ternyata, pada sore harinya anjing itu tetap datang ke stasiun untuk menjemput tuannya, tapi hingga larut malam ia menunggu, ternyata tuannya tidak datang. Anjing itu pulang kembali ke rumah.

Besok sorenya, anjing itu kembali datang ke Stasiun – dan sekali lagi – ia pulang dengan ‘tangan hampa’. Kebiasaan ini ia lakukan setiap hari. Para petugas stasiun dan orang-orang di situ sangat bersimpati dan kadangkala memberinya makan saat ‘menjemput tuannya’.

patunghachikoBeberapa kerabat Eisaburo pun sebenarnya sudah berusaha untuk memelihara dan merawat anjing itu, tetapi tetap saja – setiap sore anjing itu nekat berlari menuju ke stasiun Shibuya.

Tak terasa 11 tahun sudah berlalu, dan anjing itu tetap melakukan aktivitas hariannya menunggu tuannya di stasiun tiap sore – hingga larut malam, bahkan kadang baru pulang besok paginya setelah pulas tertidur di stasiun.

Setelah berumur 15 tahun, anjing itu akhirnya meninggal dunia dalam kesetiaannya, tepat di tempat dimana ia biasa menunggu tuannya.

Untuk memuji dan menghargai kesetiaan anjing itu, orang-orang membangun sebuah patung Hachiko di Stasiun Shibuya. Patung anjing itu masih berdiri kokoh hingga saat ini – sebagai sebuah inspirasi kesetiaan bagi orang-orang yang melewatinya.

Lalu bagaimana dengan kita ? Relakah kesetiaan ini dikalahkan oleh seekor anjing ? Semoga Tidak.....!!!

Siapapun Anda belajarlah untuk mencoba berprilaku setia kepada pasangan Anda dan dunia ini akan terasa jauh lebih indah.

Trik Jitu Usir Nyamuk

Kita pasti sering ngalamin yang namanya “ Susah Tidur karna bnyak nyamuk “.
Yeahh, seperti halnya gue yang hampir tiap malam ga bisa tidur karna digagahi nyamuk, seakan gue jadi pendonor darah tetap buat mereka (nyamuk).

Berbagai cara pun gue lakuin buat mengusir Nyamuk lacur itu dari ketenangan hidup gue, mulai dari cara yang standar – standar ampe cara yang standar banget. (halaahh..)

Akhirnya setelah melakukan riset dan pemikiran yang bertubi – tubi, terciptalah Trik jitu untuk terhindar dari ganasnya makhluk penggerayang dan penghisap darah yang bernama Nyamuk tersebut,

So guy’s,
Inilah Tips dan Trik jitu ngusir Nyamuk, semoga bisa berguna buat kita, mereka, kalian, Bangsa dan Negara.

1- Berdo’a
Yapz! sebelum tidur bagusnya kan berdo’a dulu, selain do’a tidur berdoalah biar ga di gangguin Nyamuk. ” ya Alloh, jauhkanlah nyamuk dari tidurku, agar aku bisa terlelap tidur lagi. bangun lagi.. ”

2- Tidur Deket Bajai
Karna seperti yang kita tau, dan udah jadi rahasia umum kalo Nyamuk di Indonesia katanya cuma takut sama tiga roda. jadi ga ada salahnya kan dicoba, paling nanti pas bangun ada yang nyeletuk : ” bang kalo ke Terminal Senen berapa? ”

3- Oleskan Minyak Jelantah (Bekas goreng Ikan Asin/ Terasi)
Nyamuk yang tadinya mau PDKT sama lo dijamin mengurungkan niatnya en bakal pergi menjauh jauh – jauh sampai jauh, ampe Manusia^ waras yang ada di deket lo juga bakal ikutan menjauh. :-SS

4- Buatlah Asap
Bakar sesuatu di kamar lo, mungkin bangku, bantal atau kasur. Dengan begitu Nyamuk yang udah terlanjur masuk kamar lo bakalan meninggal Dunia keabisan nafas, kalo perlu bakar rumah.!!

5- Pasang kawat berlistrik
Semua makhluk yang merasa hidup di ranah yang bernama Bumi ini pasti takut en anti kalo di sentuh sama yang namanya Listrik, kesetrum boo.. )
Maka dari itu pasanglah kawat berlistik di kamar lo, karna cara ini cukup ampuh mencegah Nyamuk sekaligus Maling masuk kamar lo.

6- Pake Helm
Ga cuma pengendara motor aja yang wajib pake helm, kalo kita mau tidur juga disarankan pake helm, buat melindungi muka kita yang keren, (bagi yang ngerasa /:) !!), biar ga dicium sama Nyamuk yang genit dan menyebalkan.

7- Menggunakan Komputer / TV
Sebetulnya komputer en TV, bisa digunakan sebagai obat nyamuk! 8-} (masa seh)

Caranya:
Angkat Komputer atao TV dirumah lo (jangan Tv tetangga)
Cari Nyamuk yang nemplok di tembok atau yang nempel dibadan temen lo, lalu lantas Lemparkan komputer / Tv tersebut tepat ke arah Nyamuk biadab itu, niscaya Nyamuknya pasti tewas, silahkan dipraktekan.

Selamat berjuang, do’aku menyertaimu.
Good luck..!!

~ Hahaha...

Bahagia Dunia dan Akhirat

Ini adalah mengenai nilai kasih ibu dari seorang anak yang mendapatkan ibunya sedang sibuk menyediakan makan malam di dapur. Kemudian dia mengulurkan secarik kertas yang bertuliskan sesuatu. Si Ibu segera membersihkan tangan lalu menerima kertas yang diberikan oleh si Anak dan membacanya.

”Ongkos upah membantu ibu:
1. Membantu pergi ke warung : Rp. 20.000
2. Menjaga adik: Rp. 20.000
3. Membuang sampah: Rp. 5.000
4. Membereskan tempat tidur: Rp. 10.000
5. Menyiram tanaman: Rp. 15.000
6. Menyapu halaman: Rp. 15.000
Total: Rp. 85.000”

Selesai membaca, si Ibu tersenyum memandang si Anak yang raut wajahnya mulai berbinar. Si Ibu lalu mengambil pena dan menulis sesuatu di belakang kertas yang sama.

1. Ongkos mengandungmu selama 9 bulan: GRATIS
2. Ongkos berjaga malam karena menjagamu: GRATIS
3. Ongkos airmata yang menetes karenamu: GRATIS
4. Ongkos khawatir karena selalu memikirkan keadaanmu: GRATIS
5. Ongkos menyediakan makan, minum, pakaian & keperluanmu: GRATIS
Total keseluruhan Nilai Kasihku GRATIS”

Airmata si Anak berlinang setelah membaca. Si Anak menatap wajah ibu, memeluknya dan berkata, "Aku sayang ibu" . Kemudian si Anak mengambil pena dan menulis sesuatu di depan surat yang ditulisnya: “TELAH DIBAYAR”

Bloggers, kasih ibu adalah kasih yang tiada taranya, kasih yang tak pernah dapat terbalaskan. Hari ini mulailah untuk mencintai ibu anda dengan sungguh-sungguh, mulailah untuk belajar membahagiakannya sebelum kesempatan hari ini sulit untuk terulang kembali.

Ingat, anak yang berbahagia dunia dan akhirat adalah anak yang tahu menghormati dan mencintai orangtuanya.

Koneksi Internet yang akan Terjadi di 2020

Perkembangan internet kian hari kian bertambah, baik dari sisi pengguna sampai dengan kecanggihan teknologi yang ditawarkan. Lalu, seperti apakah internet pada sepuluh tahun yang akan datang?

Jika melihat dari belakang, situs adalah tentunya sama sekali berbeda sekarang dibanding tahun 2000. Bahkan sangat berbeda dengan apa yang terjadi 40 tahun lalu, ketika pertama kali diciptakan.

Di masa depan, tentunya perubahan akan banyak terjadi lagi. Beberapa pengamat, yang dirangkum PC Advisor, Sabtu (9/1/2010) mencoba menerawang seperti apa internet dalam satu dekade kedepan.

1. Banyak orang akan menggunakan internet

Sampai saat ini menurut Internet World Stats mencatat internet telah mencapai 1,7 miliar pengguna, dengan jumlah penduduk dunia 6,7 miliar orang.

National Science Foundation memprediksi bahwa Internet akan memiliki hampir lima miliar pengguna pada saat itu. Namun, scaling terus menjadi masalah bagi arsitektur internet di masa depan.

2. Internet akan meningkat di negara berkembang

Sebagian besar pertumbuhan web selama 10 tahun akan datang dari negara-negara berkembang.

Menurut Internet World Stats daerah dengan tingkat penetrasi terendah adalah Afrika (6,8 persen), Asia (19,4 persen) dan Timur Tengah (28,3 persen). Sebaliknya, Amerika Utara memiliki tingkat penetrasi 74,2 persen.

Trend ini internet pada tahun 2020 tidak hanya akan menjangkau lebih banyak lokasi terpencil di seluruh dunia, tetapi juga akan mendukung lebih banyak bahasa dan skrip non-ASCII.

3. Internet akan menjadi jaringan hal, bukan komputer

Sebagai infrastruktur lebih kritis akan terhubung ke internet, web ini diharapkan dapat menjadi perangkat jaringan daripada jaringan komputer.

Internet memiliki sekitar 575 juta host komputer yang, menurut CIA World Factbook 2009. Tetapi NSF mengharapkan milyaran sensor pada bangunan dan jembatan akan terhubung ke internet untuk menggunakan seperti listrik dan keamanan sebagai pemantauan.

Pada tahun 2020, itu diharapkan bahwa jumlah net-sensor akan terhubung lipat lebih besar dari jumlah pengguna.

4.Data Internet akan mencapai exabyte, mungkin zettabytes.

Para peneliti telah menciptakan istilah ‘exaflood’ untuk merujuk pada peningkatan cepat jumlah data, terutama gambar dan video kualitas tinggi ditransfer melalui internet.

Cisco memperkirakan bahwa perdagangan global akan tumbuh 44exabytes per bulan pada tahun 2012 – lebih dari dua kali lipat seperti sekarang ini.

Penyedia konten seperti Google menciptakan konten ini daripada Tier 1 ISP. Pergeseran ini mendorong minat kembali Architecting internet menjadi jaringan konten-sentris, bukan jaringan transportasi.

Sumber : http://www.teknologinet.com

Kolam Ikan Blogger

Arahkan Cursor mouse ke area kolam. Secara otomatis ikan akan menyerbu anak panah cursor anda. Klik untuk memberi makan ikan, Enjoy it.

Pikirkan Hal Yang Positif

Seorang pria dan kekasihnya menikah dan acara pernikahannya sungguh megah. Semua kawan-kawan dan keluarga mereka hadir menyaksikan dan menikmati hari yang berbahagia tersebut. Suatu acara yang luar biasa mengesankan. Mempelai wanita begitu anggun dalam gaun putihnya dan pengantin pria dalam tuxedo hitam yang gagah. Setiap pasang mata yang memandang setuju mengatakan bahwa mereka sungguh-sungguh saling mencintai.

Beberapa bulan kemudian, sang istri berkata kepada suaminya, "Sayang, aku baru membaca sebuah artikel di majalah tentang bagaimana memperkuat tali pernikahan" katanya sambil menyodorkan majalah tersebut. "Masing-masing kita akan mencatat hal-hal yang kurang kita sukai dari pasangan kita. Kemudian, kita akan membahas bagaimana merubah hal-hal tersebut dan membuat hidup pernikahan kita bersama lebih bahagia..."

Suaminya setuju dan mereka mulai memikirkan hal-hal dari pasangannya yang tidak mereka sukai dan berjanji tidak akan tersinggung ketika pasangannya mencatat hal-hal yang kurang baik sebab hal tersebut untuk kebaikkan mereka bersama. Malam itu mereka sepakat untuk berpisah kamar dan mencatat apa yang terlintas dalam benak mereka masing-masing. Besok pagi ketika sarapan, mereka siap mendiskusikannya.

"Aku akan mulai duluan ya", kata sang istri.

Ia lalu mengeluarkan daftarnya. Banyak sekali yang ditulisnya, sekitar 3 halaman... Ketika ia mulai membacakan satu persatu hal yang tidak dia sukai dari suaminya, ia memperhatikan bahwa airmata suaminya mulai mengalir...

"Maaf, apakah aku harus berhenti ?" tanyanya.

"Oh tidak, lanjutkan…" jawab suaminya.

Lalu sang istri melanjutkan membacakan semua yang terdaftar, lalu kembali melipat kertasnya dengan manis diatas meja dan berkata dengan bahagia.

"Sekarang gantian ya, engkau yang membacakan daftarmu".

Dengan suara perlahan suaminya berkata, "Aku tidak mencatat sesuatu pun di kertasku. Aku berpikir bahwa engkau sudah sempurna, dan aku tidak ingin merubahmu. Engkau adalah dirimu sendiri. Engkau cantik dan baik bagiku. Tidak satu pun dari pribadimu yang kudapatkan kurang..."

Sang istri tersentak dan tersentuh oleh pernyataan dan ungkapan cinta serta isi hati suaminya. Bahwa suaminya menerimanya apa adanya... Ia menunduk dan menangis...

Dalam hidup ini, seringkali kita merasa dikecewakan, depressi, dan sakit hati. Sesungguhnya tak perlu menghabiskan waktu memikirkan hal-hal tersebut. Hidup ini penuh dengan keindahan, kesukacitaan dan pengharapan. Mengapa harus menghabiskan waktu memikirkan sisi yang buruk, mengecewakan dan menyakitkan jika kita bisa menemukan banyak hal-hal yang indah di sekeliling kita? Saya percaya kita akan menjadi orang yang berbahagia jika kita mampu melihat dan bersyukur untuk hal-hal yang baik dan mencoba melupakan yang buruk. Selamat mencoba....

Pelajaran tentang Konsistensi

Bill Porter, seorang salesman door to door dari Portland, Oregon terlahir dengan lumpuh otak (cerebral palsy). Tubuh bagian kiri Porter tidak berfungsi normal sehingga ia sulit berjalan tegak dan berbicara jelas. Meski demikian, selama 40 tahun, tiap hari ia berjalan setidaknya 10 mil. Walau tentu saja dengan tertatih-tatih, tapi ia melakukannya tanpa mengeluh. Apa pelajaran yang bisa kita ambil dari Bill Porter ini?

Konsisten! Itulah pelajaran yang dapat kita petik dari Bill Porter. Tanpa menghiraukan kelemahannya, ia tetap berjalan dan bekerja selama 40 tahun tanpa mengeluh. Sementara banyak diantara kita lebih mudah mengeluh dan berhenti berusaha ketika sedikit tantangan menemui kita. Padahal perilaku kerja yang tetap konsisten di tengah keadaan apapun adalah hal penting yang harus terus dilakukan untuk sebuah kesuksesan.

Bagaimana cara menjaga agar kita dapat tetap bekerja, tetap berkarya dengan konsisten?

Pertama, bersyukurlah atas hari ini. Jangan pernah mengeluh karena kelemahan Anda. Keluhan tidak akan menyelesaikan permasalahan tapi justru menambah berat beban hidup ini.

Kedua, pergunakanlah waktu yang ada untuk terus belajar. Kita dapat belajar dari banyak hal. Kegagalan pun bisa memberikan pelajaran berharga. Ingatlah bahwa kita seringkali baru dapat belajar dan memperbaiki diri saat kita terjatuh.

Ketiga, belajarlah mencintai apa yang kita punya dan bukan hanya mengangan-angankan yang tidak kita miliki. Gunakan apa yang ada pada diri kita untuk menghasilkan sesuatu yang luar biasa. Impian akan menjadi nyata jika kita mencintai apa yang kita miliki dan menggunakannya dengan maksimal. Percayalah setiap konsistensi pasti akan ada buahnya.

Mana Prestasinya?

Grover Cleveland, presiden Amerika Serikat ke 22 dan ke 24 adalah satu-satunya presiden AS yang bisa terpilih dalam 2 kali jabatan secara tidak berurutan. Uniknya, ia adalah presiden yang tak memiliki gelar akademis. Berbeda dengan kebanyakan presiden Amerika lainnya, Grover justru tidak pernah mengecap bangku kuliah. Bandingkan dengan John Quincy Adams (presiden ke 6), lulusan Harvard University, James Garfield (presiden ke 20), ia lulusan Williams College, James Buchanan (presiden ke 15), lulusan Dickinson College, George Walker Bush (presiden ke 43), punya gelar MBA. Bahkan presiden yang sekarang, Barack Obama adalah Doktor Hukum.

Akan tetapi, Grover Cleveland justru bisa dua kali terpilih menjadi presiden negara adidaya tersebut, bahkan dalam dua periode berbeda. Apa istimewanya dia? Menurut penelitian, warga Amerika menilai ia punya prestasi cemerlang. Ya, hari ini kita belajar bahwa ternyata kesuksesan tidak selalu ditentukan oleh gelar akademis yang disandang. Namun, kesuksesan sebenarnya lebih ditentukan oleh prestasi yang dicapai.

Sayangnya, masih banyak orang yang lebih mengejar gelar, jabatan, atau titel ketimbang prestasi ini sendiri. Padahal, prestasilah kuncinya. Jika seorang karyawan memiliki prestasi, kenaikan promosi pasti akan datang dengan sendirinya. Bila perusahaan anda memiliki prestasi (pelayanan, inovasi, dan produk terbaik) pasti penghargaan dari masyarakat akan diperoleh. Tentu saja, satu-satunya cara meraih prestasi adalah dengan bekerja keras dengan segenap usaha dan kemampuan memaksimalkan potensi. Banyak orang kagum dengan pencapaian seseorang, tapi mengabaikan perjuangan yang ia lakukan.
Jika ingin sukses, bekerja giat adalah keharusan, bukan pilihan. Bila anda ingin menikmati kesuksesan, tempatkan prestasi sebagai panglima diiringi dengan doa dan permohonan kepada Tuhan, tentunya.

Anda ingin sukses? Jangan tunda untuk bekerja keras dan raihlah prestasi secara maksimal.

Takut Menghadapi Resiko

Setiap orang yang hidup di dunia ini tentu akan selalu berhadapan dengan resiko. Apa yang kita putuskan hari ini atau apa saja yang hendak kita lakukan selalu mengandung resiko. Ketika anda bangun pagi, anda mulai beraktifitas seperti pergi ke pasar, ke kantor, atau kemana pun, resiko apapun bisa saja terjadi. Bahkan saat anda bertemu dan berkenalan dengan seseorang, kemudian menjalin sebuah hubungan bisnis pasti ada resikonya.

Sebuah pepatah berkata, "Saat anda mengambil resiko, sangat besar kemungkinan akan terjadi kegagalan, tetapi bila anda tidak mengambil resiko, anda sudah pasti gagal" Orang yang takut menghadapi resiko adalah orang yang tidak akan mengalami kemajuan-kemajuan dalam hidupnya. Karena takut mengalami kegagalan, banyak orang takut bergerak dan berinovasi. Padahal, sekalipun kita melangkah dan gagal, sebenarnya kita sudah memperoleh keuntungan besar. Yang kita perlukan hanyalah kemampuan melihat segala sesuatu secara positif.
Melihat sesuatu yang buruk dengan cara yang positif pastilah akan menghasilkan sesuatu yang berguna bagi hidup kita.

Jika kita takut menghadapi resiko gagal, kita benar-benar telah kehilangan kesempatan besar yang seharusnya menjadi milik kita.
Itu sebabnya, jika kita ingin menjadi seorang yang berhasil, hadapilah semua resiko dan semua kemungkinan yang terjadi. Gagal atau berhasil, semua pasti memberikan pembelajaran yang terbaik bagi hidup kita.

3000 Kegagalan

Apakah anda merasa sebagai orang gagal? Jika benar demikian, anda hanya perlu tahu bahwa kegagalan sebenarnya adalah realitas kehidupan yang pasti dialami setiap orang yang ingin berhasil.
Sangat jarang, bahkan tidak ada orang yang berhasil tanpa melewati serangkaian kegagalan lebih dulu. Bahkan, kesuksesan-kesuksesan besar biasanya selalu dibayar dengan kegagalan-kegagalan yang begitu mahal.
Anthony Robbins, seorang motivator sukses, berkata, "Semua kegagalan dan rasa frustasi yang pernah terjadi dalam hidupku sesungguhnya menjadi dasar yang kuat untuk meraih kesuksesan yang saya nikmati saat ini."

Dalam sebuah acara yang disiarkan ESPN, seorang pemain basket mengisahkan perjalanan hidupnya di dunia olahraga, "Lebih dari 3000 kali saya diberi kepercayaan untuk melepaskan tembakan ke jaring lawan namun saya gagal melakukannya. Saya diberi 26 kali kepercayaan untuk melakukan tembakan terakhir yang menentukan pada saat pertandingan final, dan saya juga gagal. Saya juga pernah menyebabkan tim saya, Chicago Bulls mengalami lebih dari 300 kali kekalahan. Meski demikian saya masih saja dijuluki sebagai pemain basket terbaik di sepanjang masa." Ternyata Michael Jordan, pebasket terkenal seantero dunia itu juga pernah mengalami kegagalan yang begitu banyak!

Setiap orang pernah mengalami kegagalan, karena itu kegagalan bukanlah hal yang memalukan atau menakutkan. Kita harus mengubah ketakutan kita akan kegagalan menjadi kekuatan atas kegagalan. Jika kita mengijinkan ketakutan menguasai kita, maka kita tidak akan pernah bertindak. Jika kita tidak pernah bertindak, maka hasilnya juga nol. Karena itu, tidak berani mengambil tindakan justru merupakan kegagalan dalam arti sebenarnya. Lebih baik bertindak dan gagal, daripada tidak mencobanya sama sekali. Meski hasilnya sama-sama nol, paling tidak kita sudah berani mencobanya, dan itu menjadi pembelajaran yang berharga bagi kita. Selain kita mendapat pembelajaran berharga, kita juga lebih berani menghadapi kegagalan sehingga di kesempatan yang akan datang kita sudah bisa meraih keberhasilan.

30 Days Test

Stephen Covey, penulis buku "7 Habits of Highly Effective People" memberikan nasehat yang baik untuk mendisiplin diri. Covey menyebutnya "30 day test". Nasehatnya adalah: buatlah tujuan atau komitmen selama 30 hari. Misalnya, anda akan berolahraga rutin selama 30 hari, anda akan tetap berpikir positif selama 30 hari atau anda tidak akan berbohong selama 30 hari, atau komitmen-komitmen lainnya. Bila kita melakukannya secara rutin selama 30 hari berturut-turut, kita akan menjadi terbiasa dengan hal itu. Bila anda gagal sebelum 30 hari, ulangi komitmen anda dan mulai dari hari pertama lagi.

Hidup dengan disiplin memang hal yang sulit untuk dilakukan. Tetapi disiplin adalah sesuatu yang mau tidak mau harus dimiliki setiap orang yang ingin mencapai tujuannya. Tanpa disiplin, kita akan lebih banyak kehilangan energi, waktu, biaya dan juga kehilangan fokus. Itu sebabnya sangat perlu bagi kita untuk melatih diri sedikit demi sedikit supaya kita memiliki kebiasaan untuk mendisiplin diri dalam segala hal.

Bagaimana kita dapat menciptakan sebuah kebiasaan yang baik? Sederhana saja. Habit is repeated action! Ya, kebiasaan adalah tindakan yang dilakukan berulang kali. Saat kita mulai berulang kali bangun pagi, pastilah suatu saat kita akan dengan mudahnya bangun pagi bahkan akan sulit untuk bangun siang hari. Saat kita terbiasa melewati rute tertentu saat berangkat kerja, pastilah suatu saat kita bahkan secara otomatis akan menggerakkan kendaraan kita ke arah rute itu tanpa berpikir. Itulah kebiasaan. Kebiasaan yang dilakukan secara terus menerus akan menjadi karakter dan kepribadian kita.

Jadi, jika kita ingin membiasakan diri melakukan sesuatu, metode 30 day test yang sederhana tapi ampuh ini dapat kita lakukan. Misalnya, anda ingin disiplin dalam hal waktu. Coba sebisa mungkin tidak terlambat selama 30 hari berturut-turut. Kalau kita gagal di tengah jalan, jangan jadikan hal ini alasan bahwa anda mustahil melakukannya. Ulangi dari awal, tetap miliki komitmen yang kuat. Percayalah anda akan mampu menyelesaikan 30 hari itu dengan sempurna. Lalu lihatlah perubahan apa yang terjadi dalam diri anda, apa yang anda lakukan berulang-ulang akan menjadi kebiasaan anda. Selamat mencoba....

Tak Berpuas Diri

Jika sudah menjadi yang terbaik, apa yang kerap kali dilakukan orang? Berpuas diri! Inilah respon kebanyakan orang. Jika kita selalu berpuas diri setelah mencapai prestasi yang hebat, atau ketika sudah menjadi yang terbaik, maka sesungguhnya kita bukanlah "The Winner". Mengapa? Ciri seorang pemenang sejati adalah tidak pernah berpuas diri. Pemenang sejati akan selalu mengupayakan agar potensi di dalam dirinya mencapai titik maksimal. Seperti yang kita ketahui bahwa pencapaian prestasi bukanlah soal kita mendahului orang lain, namun bagaimana kita "bersaing" dengan diri kita sendiri. Dengan kata lain, kita harus menjadi lebih baik dibandingkan hari kemarin.

Donal Trump sudah berhasil menjadi yang terbaik di dunia properti, bahkan dia dikenal sebagai raja properti. Meski demikian sampai hari ini Trump terus mengembangkan potensi dirinya begitu rupa.
Bill Gates sudah menjadi yang terkaya di seantero jagat, tapi sampai hari ini Bill Gates terus melakukan inovasi demi inovasi. Pikirkan bagaimana seandainya Thomas Edison berpuas diri ketika menemukan bola lampu, tentu dia tidak akan pernah menciptakan 1093 penemuan yang lain.

Sukses bagi mereka bukan soal uang, tapi bagaimana memaksimalkan potensi diri. Michaelangelo berkata, "The greatest danger of most of us is not that our aim is too high and we miss it, but it is too low and we reach it". Bahaya yang paling besar dalam diri kita bukanlah karena kita mempunyai target tinggi namun kita tidak bisa mencapainya, bahaya terbesar justru ketika kita mempunyai target yang terlalu rendah dan kita telah berhasil mencapainya. Hasilnya kita akan cepat berpuas diri dan enggan untuk memaksimalkan potensi lain yang kita miliki.

Tuhan mengaruniakan kepada kita sejumlah potensi yang luar biasa, oleh karena itu janganlah kita terlalu cepat berpuas diri ketika sudah menjadi yang terbaik. Ingat, tanggung jawab kita kepada Sang Khalik bukanlah ketika kita sudah menjadi "juara pertama", urusan kita denganNya adalah bagaimana mengupayakan talenta yang dipercayakan kepada kita terus berkembang, berkembang, dan berkembang. Jangan berpuas diri dan tetaplah bekerja keras.

BERANIKAH ANDA MELAKUKAN PERUBAHAN?

Anda suka ulat? Banyak dari anda mungkin begitu benci dengan ulat sebab binatang itu terlihat begitu menjijikan. Sudah menjijikan bisa bikin kulit gatal lagi. Tidak ada yang menarik dari seekor ulat. Tidak ada orang yang berburu ulat, bahkan para petani juga memusuhi ulat karena dianggap sebagai biang gagalnya panen. Lalu bagaimana halnya dengan kupu-kupu? Ulat jelas tidak bisa dibandingkan dengan kupu-kupu. Kupu-kupu memiliki keindahan tersendiri, sehingga tidak hanya anak-anak, bahkan orang dewasa pun masih suka menangkap kupu-kupu. Petani juga suka kupu-kupu karena binatang ini membantu proses penyerbukan dan pembuahan tanaman.

Menariknya, ulat dan kupu-kupu sebenarnya binatang yang sama. Sebelum menjadi kupu-kupu yang indah, binatang tersebut adalah ulat yang menjijikan. Apa yang akhirnya membuat berbeda? Kuncinya hanya satu, perubahan! Dalam istilah populer proses perubahan itu disebut metamorfosa. Ulat yang menjijikan bisa menjadi kupu-kupu yang indah. Ulat yang dibenci menjadi kupu-kupu yang dicintai.

Mari lakukan tes diri. Apakah banyak orang mau bergaul dengan kita? Ataukah sebaliknya banyak orang merasa "alergi" dengan kita? Apakah kita pribadi yang dibenci ataukah kita pribadi yang dicintai? Apakah hidup kita hanya menjadi sandungan, ataukah hidup kita membawa manfaat bagi orang lain? Apakah kita seekor ulat ataukah sudah berubah menjadi seekor kupu-kupu?

Jika ingin menjadi pribadi yang menarik, disukai banyak orang, sekaligus menjadi berkat bagi banyak orang, maka tidak ada pilihan lain kecuali berubah. Kabar baiknya, setiap ulat yang menjijikan memiliki kesempatan untuk menjadi kupu-kupu yang indah jika mau berubah. Masalahnya, banyak orang lebih suka dicap "ulat" daripada harus melakukan perubahan. Tentu saja jangan sampai hal ini terjadi dalam hidup kita.

Proses kehidupan dan pembentukan karakter memang menyakitkan tapi hal tersebut akan mengubah kepribadian kita. Hidup hanya sekali, manakah yang anda pilih menjadi ulat yang menjijikkan ataukah menjadi kupu-kupu yang indah?

Rahasia Sukses Orang Tionghoa

Mungkin anda pernah bertanya-tanya, apa sih rahasia sukses orang Tionghoa? Banyak di antara orang-orang Tionghoa yang menjadi pengusaha sukses walaupun ia baru satu generasi berada di negeri rantau. Banyak juga yang memegang pucuk pimpinan di berbagai perusahaan besar. Konon orang-orang Tionghoa, khususnya suku Hokian memiliki falsafah hidup yang disebut "3C" untuk meraih kesuksesan mereka. "3C" yang harus dilakukan adalah:

PERTAMA, CENGLI, Kalau ingin sukses, cara kita bekerja dan berusaha haruslah cengli alias adil. Dengan kata lain kita harus jujur, tidak curang dan bisa dipercaya. Sifat dan kelakuan seperti ini membuat banyak orang suka mempekerjakan kita atau bekerjasama dengan kita. Semakin dipercaya, maka pintupun semakin terbuka lebar bagi kesuksesan kita.

KEDUA, CINCAI,Artinya orang yang gampang, mudah memberi, tidak ribet, tidak banyak perhitungan dan bukan tipe orang yang sulit. Uniknya, orang-orang yang ikhlas memberi akan mudah mendapatkan sesuatu yang diingininya, inilah yang disebut hukum tabur tuai. Sebaliknya orang-orang yang sulit, pelit, terlalu banyak perhitungan maka rezeki juga susah turun bagi mereka.

KETIGA, COAN, Artinya orang yang kerja atau berusaha wajar kalau mengharapkan keuntungan. Namun fokus utamanya bukan apa yang kita dapatkan, tapi apa yang kita berikan agar sama-sama untung. Ada orang yang hanya ingin mendapatkan untung sebanyak-banyaknya dengan modal yang sekecil-kecilnya, prinsip seperti ini tidak akan berlaku dimanapun anda berada. Kita harus sering mengajukan pertanyaan dalam diri kita, apakah yang kita inginkan sebagai seorang karyawan atau pengusaha, dan hal itu apakah sudah sebanding dengan apa yang telah kita berikan? Dengan perkataan lain, apakah kualitas dan kontribusi kita sudah sebanding dengan hasil yang kita inginkan? Jangan hanya mau untung saja tetapi tidak memikirkan orang lain atau perusahaan dimana kita bekerja.

Ketiga uraian di atas adalah "3C" yang harus dilakukan untuk menggapai kesuksesan. Orang Hokian juga mempunyai "3C" yang harus dihindari di dalam bekerja atau berbisnis.

Pantangan PERTAMA adalah CIOK atau hutang. Hutang sebenarnya tidak menjadi masalah jika sesuai kebutuhan dan dibayar sesuai ketentuan, tetapi menjadi aib jika menjadi C yang kedua, yaitu:
CIAK, alias uang orang dimakan begitu saja. Hutang dipakai bukan untuk berusaha atau modal kerja tapi habis hanya untuk dimakan. Dan lebih tidak bertanggung jawab lagi jika kemudian orang tersebut melakukan C yang ketiga, yaitu:
CAO, alias melarikan diri. Hutang bukannya dibayar tapi justru dibawa kabur. Kalau sudah begini akan sulit baginya untuk dipercaya melakukan sesuatu atau untuk diajak bekerja sama.

Semoga rahasia sukses ala suku Hokian ini, meskipun bernada humor bisa menjadi inspirasi anda untuk menuju impian anda!

Sebuah Pembelajaran Dari Kakek-Nenek

Waktu itu sekelompok anak-anak muda sedang bermain di taman. Bersama pasangan masing-masing, mereka terlihat sangat menikmati kebebasan. Tak lama sepasang kakek nenek berjalan melintas di depan taman itu. Mereka bergandengan tangan sambil bercanda. Beberapa anak-anak muda yang sedang bermain di taman terbelalak dan tak ingin berkedip melihat kemesraan sepasang sejoli tua tersebut. Secara spontan anak-anak muda tadi bergumam, "Sudah tua masih juga kayak anak muda." Yang lain menimpali, "Apa enaknya sih ngegandeng tangan keriput?" Yang lain lagi menyahut, "Masa muda pacarannya kurang puas kali." Mereka memandang kakek-nenek yang bergandengan tangan itu sebagai sesuatu yang tidak pantas lagi, aneh, dan tidak tahu diri. Tapi benarkah demikian?

Orang yang bijak akan berpikir sebaliknya. Kakek-nenek yang bergandengan tangan dengan mesra merupakan cerminan dari perjalanan panjang sebuah kehidupan pernikahan. Hubungan yang sudah teruji melalui kesulitan hidup, melewati masa-masa penyesuaian, perjuangan hidup, kekurangan, penyakit dan beraneka ragam dinamika kehidupan berumah tangga. Tidak semua pernikahan berhasil sampai pasangan suami isteri menjadi kakek-nenek, namun tetap akur. Sebagian hanya bertahan beberapa bulan atau beberapa tahun. Ketika terjadi perubahan yang sulit diterima atau ketika terjadi ketidakcocokan, maka dengan mudahnya pasangan itu memutuskan untuk bercerai.

Jadi, jangan pernah menertawakan kakek-nenek yang masih bergandengan tangan walaupun mereka sudah tua. Sebaliknya, belajarlah dari mereka agar kitapun menjadi pasangan yang setia menjaga apa yang sudah dipersatukan Tuhan. Kakek-nenek itu telah berhasil melalui goncangan-goncangan dalam pernikahan, namun mereka tetap bertahan.

Kesiapan untuk menikah akan sangat mempengaruhi langgeng tidaknya sebuah pernikahan. Salah satu yang menandai kesiapan seseorang untuk menikah, yaitu jika ia bersedia menerima pasangannya apa adanya dan bahwa ia akan setia kepada pasangannya walau banyak hal yang berubah. Pernikahan yang langgeng tidak didasari oleh prinsip coba-coba, sekedar menyenangkan hati orang tua, mengejar status nikah atau menikah karena harta/alasan ekonomi.
Seseorang memutuskan untuk menikah karena ia merasa telah menemukan pasangan yang dengannya ia akan membangun bahtera pernikahan bersama, serta memperjuangkan agar bahtera pernikahan itu tetap kokoh. Inilah yang akan membuat sebuah pernikahan langgeng sampai kakek-nenek.

Tanggung jawab

Alkisah, di sebuah kerajaan kecil ada seorang Pemuda desa yang jujur dan idealis tengah menanjak karirnya. Setelah beberapa tahun mengabdi, dia di promosikan sebagai pejabat pengawas keuangan kerajaan. Tugas sehari-harinya mengawasi aliran pajak yang masuk ke kas kerajaan.

Sebagai pengawas keuangan, pemuda itu dihormati dan disegani. Namun, pekerjaannya itu memberinya beban dan target berat. Dia harus mengatasi kebocoran keuangan dan menindak pejabat korup. Akibatnya, dia sering mendapat ancaman dan tekanan.

Hati Sang Pemuda mulai gundah dan goyah. “Jabatanku sekarang cukup terpandang, tetapi konsekuensinya sangat berat. Bagaimana mempertahankan jabatan tapi tidak menanggung beban seberat ini?” tanyanya dalam hati.

Setelah merenung dan tidak menemukan jawaban, Pemuda itu menemui seorang Kakek bijaksana di kampung halamannya untuk meminta nasihat.

Kakek bijak itu memberi sebuah keranjang besar. “Ayo, panggul keranjang ini dan ikuti Aku” perintahnya.

Meski awalnya ragu, Pemuda itu mengikuti perintah tadi. Kakek bijak mengajak dia menyusuri jalan-jalan pedesaan. Sambil berjalan, Si Pemuda diminta memasukkan batu-batuan yang berserakan di jalan ke dalam keranjang. Setelah cukup jauh berjalan, keranjang itu hampir di penuhi batu-batuan. Si Pemuda pun mulai tersengal-sengal dan jalannya terseok-seok.

“Apa beban di pundakmu semakin berat?” Kakek bijak bertanya.

“Ya,, pasti lah Kek! Pundak…. pundak Saya mau copot rasanya,” jawab Si Pemuda tersengal-sengal.

Begitu tiba di pohon rindang, Si Kakek meminta Pemuda itu beristirahat dan menaruh keranjangnya.

“Keranjang dan batu-batu itu hampir sama seperti kehidupanmu saat ini. Saat lahir, Engkau sama seperti keranjang kosong. Lalu dalam perjalanan hidupmu, kau pungut apa pun yang engkau temukan atau inginkan, lalu memasukkan ke keranjang kehidupanmu. Termasuk keluarga, pekerjaan, tanggung jawab dan idealisme. Semua ada ‘harganya’. Semakin jauh perjalanan hidupmu, semakin berat keranjang kehidupanmu,” jelas Si Kakek panjang lebar.

“Bagaimana supaya keranjangku bisa lebih ringan, Kek?” tanya Si Pemuda.

Bukannya menjawab, si Kakek malah bertanya, “Maukah kamu meninggalkan semua yang dimiliki saat ini, seperti keluarga, jabatan, idealism atau mimpi-mimpimu?”

Anak muda itu menggelengkan kepala, “Saya masih punya hasrat besar untuk membersihkan kerajaan dari para koruptor,” jawab Si Pemuda.

“Sepanjang kehidupan, masalah, kesulitan, hambatan, dan tantangan selalu ada. Tidak ada kehidupan tanpa itu semua. Setiap kali kita berhasil melewati suatu masalah, kita tumbuh lebih matang. Lalu muncul ujian baru, begitu seterusnya. Itulah kehidupan,” jelas Si Kakek bijak.

Pemuda itu manggut-manggut dan mulai mendapat gambaran. Si Kakek melanjutkan, “Semakin besar prestasi kita, semakin besar pula beban di pundak kita. Nasihatku, bila semua yang engkau peroleh tidak ingin kau lepaskan, terimalah konsekuensinya. Tapi, jangan anggap lagi sebagai beban semata, anggaplah itu sebagai tanggung jawab yang membahagiakan. Maka, seberat apa pun beban itu, kamu tidak akan begitu merasakannya lagi.”


Begitu penting tanggung jawab dalam kehidupan. Sebagai ibu rumah tangga, kepala keluarga, anak, pejabat pemerintah, pimpinan perusahaan, pengusaha, pedagang atau karyawan, kita tak bisa lari dari keranjang beban keidupan. Semua memiliki fungsi dan tanggung jawab sendiri-sendiri.

Orang-orang sukses adalah orang yang bertanggung jawab. Mereka melihat tanggung jawab sebagai ‘tantangan’ yang harus di hadapi. Mereka juga memandang tanggung jawab dan beban di dalamnya sebagai sebuah ‘peluang’ yang sesungguhnya ada di mana-mana, dan menghampiri siapa saja dalam berbagai wujud.

Jangan mudah mengeluh, menyerah atau patah semangat jika mendapat tanggung jawab, tantangan, serta konsekuensi beban yang terkandung di dalamnya.

Jendela Rumah Sakit

Dua orang pria, keduanya menderita sakit keras, sedang dirawat di sebuah kamar rumah sakit. Seorang diantaranya menderita suatu penyakit yang mengharuskannya duduk di tempat tidur selama 1 jam di setiap sore untuk mengosongkan cairan dari paru-parunya. Kebetulan, tempat tidurnya berada tepat di sisi jendela satu-satunya yang ada di kamar itu.

Sedangkan pria yang lain harus berbaring lurus di atas punggungnya.

Setiap hari mereka saling bercakap-cakap selama berjam-jam. Mereka membicarakan istri dan keluarga, rumah, pekerjaan, keterlibatan mereka di ketentaraan, dan tempat-tempat yang pernah mereka kunjungi selama liburan.

Setiap sore, ketika pria yang tempat tidurnya berada dekat jendela diperbolehkan untuk duduk, ia menceritakan tentang apa yang terlihat di luar jendela kepada rekan sekamarnya. Selama satu jam itulah, pria ke dua merasa begitu senang dan bergairah membayangkan betapa luas dan indahnya semua kegiatan dan warna-warna indah yang ada di luar sana.

“Di luar jendela, tampak sebuah taman dengan kolam yang indah. Itik dan angsa berenang-renang cantik, sedangkan anak-anak bermain dengan perahu-perahu mainan. Beberapa pasangan berjalan bergandengan di tengah taman yang dipenuhi dengan berbagai macam bunga berwarnakan pelangi.
Sebuah pohon tua besar menghiasi taman itu. Jauh di atas sana terlihat kaki langit kota yang mempesona. Suatu senja yang indah.”

Pria pertama itu menceritakan keadaan di luar jendela dengan detil, sedangkan pria yang lain berbaring memejamkan mata membayangkan semua keindahan pemandangan itu. Perasaannya menjadi lebih tenang, dalam menjalani kesehariannya di rumah sakit itu. Semangat hidupnya menjadi lebih kuat, percaya dirinya bertambah.

Pada suatu sore yang lain, pria yang duduk di dekat jendela menceritakan tentang parade karnaval yang sedang melintas. Meski pria ke dua tidak dapat mendengar suara parade itu, namun ia dapat melihatnya melalui pandangan mata pria yang pertama yang menggambarkan semua itu dengan kata-kata yang indah.

Begitulah seterusnya, dari hari ke hari. Dan, satu minggu pun berlalu.

Suatu pagi, perawat datang membawa sebaskom air hangat untuk mandi. Ia mendapati ternyata pria yang berbaring di dekat jendela itu telah meninggal dunia dengan tenang dalam tidurnya. Perawat itu menjadi sedih lalu memanggil perawat lain untuk memindahkannya ke ruang jenazah. Kemudian pria yang ke dua ini meminta pada perawat agar ia bisa dipindahkan ke tempat tidur di dekat jendela itu. Perawat itu menuruti kemauannya dengan senang hati dan mempersiapkan segala sesuatunya. Ketika semuanya selesai, ia meninggalkan pria tadi seorang diri dalam kamar.

Dengan perlahan dan kesakitan, pria ini memaksakan dirinya untuk bangun. Ia ingin sekali melihat keindahan dunia luar melalui jendela itu. Betapa senangnya, akhirnya ia bisa melihat sendiri dan menikmati semua keindahan itu. Hatinya tegang, perlahan ia menjengukkan kepalanya ke jendela di samping tempat tidurnya. Apa yang dilihatnya? Ternyata, jendela itu menghadap ke sebuah TEMBOK KOSONG!!!

Ia berseru memanggil perawat dan menanyakan apa yang membuat teman pria yang sudah wafat tadi bercerita seolah-olah melihat semua pemandangan yang luar biasa indah di balik jendela itu. Perawat itu menjawab bahwa sesungguhnya pria tadi adalah seorang yang buta bahkan tidak bisa melihat tembok sekalipun.

“Barangkali ia ingin memberimu semangat hidup” kata perawat itu.


*Renungan:

Kita percaya, setiap kata selalu bermakna bagi setiap orang yang mendengarnya. Setiap kata, adalah layaknya pemicu, yang mampu menelisik sisi terdalam hati manusia, dan membuat kita melakukan sesuatu. Kata-kata akan selalu memacu dan memicu kita untuk menggerakkan setiap anggota tubuh kita, dalam berpikir, dan bertindak.

Kita percaya, dalam kata-kata, tersimpan kekuatan yang dahsyat. Dan kita telah sama-sama melihatnya dalam cerita tadi. Kekuatan kata-kata, akan selalu hadir pada kita yang percaya.

Kita percaya, kata-kata yang santun, sopan, penuh dengan motivasi, bernilai dukungan, memberikan kontribusi positif dalam setiap langkah manusia. Ujaran-ujaran yang bersemangat, tutur kata yang membangun, selalu menghadirkan sisi terbaik dalam hidup kita. Ada hal-hal yang mempesona saat kita mampu memberikan kebahagiaan kepada orang lain. Menyampaikan keburukan, sebanding dengan setengah kemuraman, namun menyampaikan kebahagiaan akan melipatgandakan kebahagiaan itu sendiri.

~Singkirkan Mental Pengecut Dalam Hidupmu~

Pada suatu hari, tampak seorang pemuda berdiri termangu-mangu di tepi sebuah jembatan dengan sungai yang berair deras dibawahnya. Sesekali matanya menerawang jauh. Kemudian dia menarik napas panjang. Jelas kelihatan diwajahnya, dia sedang frustasi dan putus asa.

Si pemuda beerkata pada dirinya sendiri “Semua kenikmatan duniawi telah aku cicipi. Aku pernah kaya, pernah pergi ke tempa-tempat indah diseluruh dunia. Makanan lezat dan kenikmatan yang dapat dibeli oleh orang juga telah aku rasakan.”

“Tetapi sekarang, aku sungguh tidak bahagia. Keluargaku berantakkan, anakku meninggal dunia, istriku pun pergi meninggalkan aku. Lalu untuk apa lagi aku hidup didunia ini? Biar pun aku masih memiliki harta kekayaan, tetapi hatiku kosong dan menderita!”

Si pemuda tampak bersiap-siap bunuh diri, dengan cara menceburkan diri ke sungai. Tetapi disaat yang bersamaan, datang seorang pengemis berpakaian kumal menghampiri dia.

“Tuan yang baik, tolong beri saya sedikit uang untuk makan. Saya doakan semoga tuan selalu sehat dan berumur panjang..”

Sang pemuda segera mengeluarkan dompet dari sakunya, mengambil semua uang yang ada, sambil memberikan kepada si pengemis, dia berkata, “Ambillah semua uang ini.”

“Semua ini?” Tanya si pengemis tidak percaya.

“Ya, ambillah semua. Karena ditempat yang akan aku tuju, aku tidak memerlukannya.” Kata si pemuda sambil mengalihkan pandangannya kea rah sungai di bawah jembatan.

Si pengemis rupanya merasakan sikap pemuda yang agak janggal. Kemudian setelah memegang dan memandangi uang itu sejenak, dia cepeat-cepat mengembalikan uang itu.

Pengemis itu berkata, “Tidak, tidak jadi. Aku memang seorang pengemis, tetapi aku bukan seorang pengecut dan aku tidak akan mengambil uang dari seorang pengecut. Ini, bawalah uang ini bersamamu ke sungai itu.”

Lalu, si pengemis segera pergi dari situ sambil berteriak lantang, “Selamat tinggal tuan pengecut…!”

Pemuda yang ingin bunuh diri itu terpana kaget. Perasaan puas dan bahagia sejenak yang dirasakan karena bisa memberi, lenyap seketika. Dia sangat ingin si pengemis menerima pemberiannya, apalagi diakhir hidupnya, tetapi itupun tidak bisa.

Tiba-tiba dia menyadari bahwa ternyata dengan memberi kepada orang lain justru dia merasa bahagia. Ini sungguh suatu pengetahuan baru bagi pemuda itu.

Setelah itu, dia memandang kearah sungai sekali lagi, lalu berpaling dan berjalan pergi mengejar si pengemis. Dia ingin mengucapkan terima kasih dan memberitahu bahwa dirinya tidak akan menjadi seorang pengecut. Dia berjanji didalam hati, akan kembali berjuang, untuk mendapatkan kebahagian dengan memberi kepada orang-orang yang membutuhkan.

Rasanya begitu mengenaskan, mendengar orang mengakhiri hidupnya dengan jalan pintas. Bahkan tidak jarang, gara-gara masalah sepele, orang bisa mengambil tindakan bodoh.

Setiap manusia pasti mengalami masalah-masalah dalam kehidupannya. Akan tetapi, bagaimana pun berat dan besarnya beban hidup, kita harus berani menghadapinya.

Semua itu hanya karena satu alasan, yaitu hidup adalah tanggung jawab. Daripada berani mati secara pengecut, jauh lebih bernilai berani
hidup secara ksatria.

Dan ingatlah, kebahagiaan tidak hanya diperoleh pada saat kita menerima. Kebahagiaan bisa kita dapatkan justru saat kita memberi.

My Playlist


MusicPlaylistRingtones

Blog Fish

Formspring - Question for Dephy

My Article

About me

Foto saya
Gw orangnya cool, pendiam, tpi klw dah kenal sma gw.. orgnya asyik, n cpet akrab... Kesibukan gw banyak bgt sampai-sampai kadang jarang di rumah.. dan kadang-kadang juga seharian nongkrong dpan komputer.. heuheu...

Chat with me

Shoutbox


ShoutMix chat widget

Counter

125x125 Ads1
Dephy Music Course